HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA KALENA WANNO WILAYAH KERJA PUSKESMAS WATU KAWULA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v12i2.249

Keywords:

Kejadian ISPA, Balita, Puskesmas Watu Kawula

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan suatu penyakit saluran pernapasan yang disebabkan faktor lingkungan dan faktor manusia yang dipengaruhi adanya virus dan bakteri. Penyakit  tersebut menyebabkan kematian paling banyak pada anak di negara berkembang dan negara maju. Pada tahun 2020 ISPA menempati urutan pertama di Puskesmas Watu Kawula dengan jumlah 1.203 kasus ISPA.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan kondisi fisik  rumah dan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Kalena Wanno wilayah kerja Puskesmas Watu Kawula Kabupaten Sumba Barat Daya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Watu Kawula pada tahun 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 103 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dengan metode uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  jenis lantai (p= 0,016), jenis dinding (p= 0,027), luas ventilasi (p= 0,015), kepadatan hunian (p= 0,025), dan kebiasaan merokok (p= 0,040) ada hubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Watu Kawula Kabupaten Sumba Barat Daya. 

References

Bura, T., Doke, S., & Sinaga, M. (2021). Relationship Between The Physical Environment of House and The Incidence of Acute Respiratory Infections in Children Under Five in Ngada Regency. Lontar : Journal of Community Health, 3(1), 20–30. https://doi.org/10.35508/ljch.v3i1.3783

Dinas Kesehatan Kota Kupang. (2018). Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2018.

Dinas Kesehatan SBD. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya. Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya.

Kemenkes RI. (2020). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2020 (Kemenkes RI (ed.)). Bumi Medika.

Lebuan, A. W., & Somia, A. (2017). Faktor yang berhubungan dengan infeksi saluran pernapasan akut pada siswa taman kanak-kanak di kelurahan dangin puri kecamatan denpasar timur tahun 2014. E-Jurnal Medika Udayana, 6(6), 1–8.

Lubis, I. P. L., & Ferusgel, A. (2019). Relationship Between Home Physical Condition and Existence of Smokers with ARI on Toddler in Silo Bonto Village, Silau Laut, Asahan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(2), 166–173.

Riski, N., Wayan, N., Ningtyas, R., & Sucipto, A. (2022). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Kebiasaan Merokok Dalam Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Wilayah Kerja Puskesmas Madurejo. Prosiding STIKES Bethesda, 1(1), 150–157.

Savitri, D., Chandra, & Dhewi, S. (2021). hubungan lingkungan fisik rumah dan kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA pada balita di kelurahan bangkal kecamatan cempaka tahun 2021. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 7(2), 107–115.

Suharno, I., Akili, R., & Boky, H. (2019). Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Wawonasa Kota Manado. Jurnal Kesmas, 8(4), 96–103.

Supit, A., Joseph, W., & Kaunang, W. (2016). Hubungan Antara Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Balita Di Desa Talawaan Atas Dan Desa Kima Bajo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. PHARMACON:Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2), 259–265.

Wardani, I. A., & Astuti, D. (2022). Kajian Literatur tentang Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(2), 175–194.

WHO. (2020). World Health Statistic 2020.

Published

2023-10-31

How to Cite

HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA KALENA WANNO WILAYAH KERJA PUSKESMAS WATU KAWULA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. (2023). Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 12(2), 80-89. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v12i2.249