Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker <div style="border: 3px #800080 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffd7ff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title</strong>: <a href="http://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/index">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering</a></li> <li><strong>Initials</strong>: JPkM-KeLaKer</li> <li><strong>Frequency</strong>: April and October</li> <li><strong>No SK E-ISSN</strong>: 0005.27462234/K.4/SK.ISSN/2020.10</li> <li><strong>DOI</strong> : <a href="https://doi.org/10.51556/jpkmkelaker">10.51556/jpkmkelaker</a></li> <li><strong>Online ISSN</strong>: 2746-2234</li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <span class="fontstyle2">Dr. Marni, SKM., M.Kes (<strong><em>SCOPUS ID</em> </strong>: <a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57512165000">57512165000</a>, <strong><em>SINTA ID</em></strong> : <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/authors/profile/6661834/?view=garuda#!">6661834</a><span class="uk-text-primary">, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia)</span></span></li> <li><strong>Email adress </strong>: jurnalpengabdian@pergizipanganntt.id</li> <li><strong>Publisher</strong>: PERHIMPUNAN PAKAR GIZI DAN PANGAN (PERGIZI PANGAN) DPD NTT</li> </ol> </div> <p style="text-align: left;"><img style="margin-left: 8px; margin-right: 15px; box-shadow: 5px 5px 5px gray; float: left;" src="http://pergizipanganntt.id/ejpazih/public/site/images/admin/cover.jpg" alt="" width="151" height="212" /></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal Pengabdian pada Masyarakat (PKM) ini merupakan jurnal pengembangan dan penerapan IPTEKS yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam aspek pemenuhan kebutuhan hidup keluarga dan masyarakat. Jurnal ini dibentuk oleh Perhimpunan Pakar Pangan dan Gizi Indonesia (Pergizi Pangan), Dewan Pimpinan Cabang Daerah NTT pada 17 Maret 2020 dan selanjutnya diproses pengurusan ISSN online dan e-ISSN setelah terbitan pertama dikeluarkan yaitu di bulan April 2020 secara Blogger. Penyempurnaan dokumen selanjutnya dilakukan pada Bulan September 2020 untuk memperoleh ijin terbit berbentuk ISSN online dan e-ISSN. Artikel diterbikan 2 kali dalam setahun yaitu periode April dan Oktober tahun berjalan.</p> Pergizi Pangan DPD NTT en-US Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering 2746-2234 PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA GENIUS (GAME EDUKASI NUTRISI) BERBASIS MONOPOLI https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/461 <p>Stunting merupakan malnutrisi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Upaya pencegahan stunting perlu melibatkan edukasi gizi yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan literasi gizi masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi GENIUS (Game Edukasi Nutrisi untuk Stunting) berbasis permainan monopoli guna meningkatkan literasi gizi kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari KKN-PK dengan menggunakan <em>Model Participatory Action Research (PAR) </em>yang melibatkan kader posyandu secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pontolo pada 10 dan 23 Juli 2025, meliputi persiapan, perancangan, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Kader terlibat dalam permainan edukasi secara interaktif dan didampingi oleh fasilitator. Penggunaan media GENIUS menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi gizi kader posyandu, dengan skor pemahaman meningkat menjadi 85,56% setelah intervensi. Permainan yang melibatkan elemen edukatif dan interaktif berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik. Media edukasi GENIUS efektif dalam meningkatkan literasi gizi kader posyandu dan dapat menjadi alat yang berguna dalam upaya pencegahan stunting. Pendekatan interaktif mendorong partisipasi aktif kader dan memperkuat penyampaian pesan gizi kepada masyarakat.</p> Zainuddin Zainuddin Sarinah Basri K. Indra Indra Copyright (c) 2025 Zainuddin Zainuddin, Sarinah Basri K., Indra Indra https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 135 150 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.461 PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA MENJADI BIOBRIKET : SOLUSI ENERGI TERBARUKAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN PESISIR TELUK TOMINI https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/490 <p>Peningkatan kebutuhan energi global dan keterbatasan cadangan bahan bakar fosil mendorong upaya pengembangan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Limbah tempurung kelapa, yang banyak dihasilkan di wilayah pesisir, termasuk Teluk Tomini, berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biobriket bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Pesisir Bintalahe, Kabila Bone, Bone Bolango dalam mengenal, memahami, dan memanfaatkan limbah tempurung kelapa menjadi biobriket sebagai alternatif energi terbarukan.</p> <p>Metode pelaksanaan meliputi persiapan alat dan bahan, pembuatan biobriket oleh tim pelaksana, sosialisasi melalui pemutaran video proses pembuatan disertai pemaparan materi, serta demonstrasi penyalaan biobriket di lapangan.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai tahapan pembuatan biobriket, karakteristik dan keunggulannya, seperti nyala api yang lebih lama, emisi asap rendah, ramah lingkungan, dan potensinya sebagai pengganti bahan bakar fosil. Produk biobriket yang dihasilkan mampu menyala stabil dan efisien sehingga layak digunakan untuk keperluan rumah tangga maupun usaha kecil.</p> <p>Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi biobriket dapat menjadi solusi pengelolaan limbah sekaligus alternatif energi bersih yang mendukung ketahanan energi lokal juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual.</p> Tri Septian Maksum Sarinah Basri K Copyright (c) 2025 Tri Septian Maksum, Sarinah Basri K. https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-14 2025-10-14 6 2 120 134 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.490 PENANAMAN MANGROVE DI EKOWISATA MANGROVE KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/484 <p>Wilayah pesisisr memiliki fungsi ekologis, sosial, dan eonomi yang penting. Salah satunya melalui ekosistem mangrove. Namun, tekanan akibat alih fungsi lahan, pencemaran serta rendahnya kesadaran masyarkat menyebabkan degradasi ekosistem pesisir termasuk di Kawasan Ekowisata Mangrove Karangsong, Indramayu. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat mengenai konservasi mangrove serta Mengurangi permasalahan sampah pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui kuesioner <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em>, disertai kegiatan lapangan berupa penanaman mangrove dan aksi bersih pantai (<em>clean-up)</em>. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2025 dengan melibatkan mahasiswa Universitas Wiralodra serta kelompok masyarakat mitra. Hasil <em>pre-test </em>menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (84,85) memiliki wawasan cukup tentang mangrove meskipun masih lemah dalam aspek identifikasi jenis tanaman bakau secara ilmiah, Setelah kegiatan, hasil <em>post-test</em> menunjukkan peningkatan signifikan dimana 96,97% peserta memperoleh nilai tinggi. Sedangkan dari aksi bersih pantai didapatkan dominasi sampah plastic sekali pakai sebagai ancaman utama ekosistem pesisir. Keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya bergantung pada rehabilitasi melalui penanaman tetapi juga membutuhkan edukasi berkelanjutan, pengelolaan sampah terpadu serta kolaborasi multipihak. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan literasi lingkungan sekaligus mewujudkan sinergi yang partisipatif dan berkelanjutan demi mewujudkan konservasi berbasis masyarakat.</p> Eko Maulana Syaputra Fadhillah Laila Roifatun Nisa Hilya R Anwariyah Lutfiah Aprilianti Altriyani Altriyani Copyright (c) 2025 Eko Maulana Syaputra, Fadhillah Laila, Roifatun Nisa, Hilya Raudhatul Anwariyah, Lutfiah Aprilianti, Altriyani https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 151 161 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.484 PENCEGAHAN STUNTING MELALUI “RUMAH GIZI” UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DAN KETAHANAN PANGAN DI PILOLIYANGA, BOALEMO https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/477 <p style="font-weight: 400;">Stunting merupakan masalah gizi utama di Indonesia, khususnya wilayah timur. Di Provinsi Gorontalo, prevalensi tahun 2022 mencapai 23,9%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kondisi ini menegaskan perlunya intervensi nyata tidak hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi juga program pengabdian masyarakat berbasis komunitas. Kelompok paling rentan adalah ibu–balita, sehingga peningkatan literasi gizi dan keterampilan pengolahan pangan sehat di rumah tangga sangat penting. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui Program Rumah Gizi di Desa Piloliyanga, Kabupaten Boalemo, bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu–balita dalam pencegahan stunting. Sebanyak 11 ibu–balita terlibat aktif. Tahap awal dilakukan asesmen pengetahuan terkait gizi seimbang, pemberian makan bayi dan anak (PMBA), serta pemahaman dasar stunting. Selanjutnya diberikan edukasi gizi menggunakan media interaktif, seperti piramida gizi, sudut gizi, dan media Edu TV untuk memudahkan pemahaman. Selain itu, kegiatan inti lainnya berupa demo masak berbasis pangan lokal dengan memanfaatkan bahan sekitar, seperti ikan, umbi, sayur, dan buah. Melalui kegiatan ini, ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis mengolah dan menyajikan makanan sehat. Pendekatan ini meningkatkan keberagaman pangan rumah tangga sekaligus mendukung empat pilar ketahanan pangan: ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi dari kategori rendah–sedang, serta keterampilan dalam praktik pengolahan makanan sehat. Perubahan sikap terlihat pada pemilihan bahan pangan, penyusunan menu keluarga, dan penerapan prinsip gizi seimbang. Program Rumah Gizi terbukti meningkatkan literasi gizi sekaligus ketahanan pangan rumah tangga. Program ini dapat direkomendasikan sebagai model pengabdian masyarakat yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting.</p> Vivien Novarina A Kasim Nur Ayun R Yusuf Sartika Copyright (c) 2025 Vivien Novarina A Kasim, Nur Ayun R Yusuf, Sartika https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 162 170 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.477 PENGUATAN PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN DEMONSTRASI MASAK SEHAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN MANANGGU KABUPATEN BOALEMO https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/472 <p>Stunting adalah permasalahan gizi yang kompleks karena dapat dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah pengaruh peran keluarga. Peran keluarga memiliki kontribusi yang besar pada kesehatan anak. Kejadian stunting secara langsung dipengaruhi oleh variabel asupan gizi, riwayat infeksi, serta pengetahuan gizi ibu dan kadar gizi. Adapun faktor penyebab anak terindikasi stunting ialah kurangnya pengetahuan ibu dan peran keluarga terkait stunting, kurangnya pemenuhan gizi, kurangnya kesadaran untuk menerapkan aktivitas hidup bersih dan sehat. Profil mitra yang menjadi sasaran utama dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga dan kader Posyandu yang tergabung dalam Kelompok Usaha Rumah Tangga. Namun hingga saat ini, kegiatan kelompok tersebut belum berkembang secara optimal karena kurangnya pelatihan pengolahan makanan berbasis gizi anak, keterbatasan inovasi produk, dan belum adanya dukungan teknis untuk penguatan kapasitas produksi dan pemasaran.</p> <p>Desa Bendungan memiliki akses cukup terhadap bahan pangan lokal seperti pisang, dan jagung. Namun pada pemanfaatan pangan tersebut masih terbatas untuk konsumsi rumah tangga dengan pengolahan yang monoton dan tidak terstandar secara gizi. Penguatan peran keluarga ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui edukasi dan demonstrasi masak sehat berbasis kearifan lokal di Desa Bendungan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah stunting, mahasiswa KKN-PK melakukan edukasi gizi keluarga. Metode kegiatan yang dilaksanakan dalam bentukpengabdian kepada masyarakat yakni melakukan demonstrasi masak sehat, melakukan pelatihan kader gizi dan membuat video edukasi stunting. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan kegiatan dan intervensi berbasis kearifan lokal sangat efektif mencegah stunting pada anak.</p> Rini Wahyuni Mohamad Ridha Havid Andi Mursyidah Copyright (c) 2025 Rini Wahyuni Mohamad, Ridha Havid, Andi Mursyidah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 171 176 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.472 PENINGKATAN KAPASITAS KADER KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI 5 PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS LINGKUNGAN https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/473 <p>Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo dengan prevalensi mencapai 23,8%. Desa Dimito sebagai salah satu lokus intervensi menghadapi tantangan rendahnya kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan stunting dan penanganan kegawatdaruratan dasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, simulasi, serta pendampingan oleh dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan kader. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana pada pretest terdapat 9 kader (64,3%) dengan skor ≤65 dan hanya 5 kader (35,7%) dengan skor &gt;65. Setelah post test, 13 kader (92,9%) memperoleh skor &gt;65 dan hanya 1 kader (7,1%) yang masih berada pada kategori ≤65. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai sanitasi lingkungan dan keterampilan dasar penanganan kegawatdaruratan. Selain menghasilkan booklet, publikasi ilmiah, dan media edukasi, kegiatan ini juga memperkuat peran kader sebagai agen perubahan dalam mendukung pencegahan stunting dan kesiapsiagaan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa serta mendukung pencapaian target nasional penurunan prevalensi stunting menuju pembangunan kesehatan berkelanjutan.</p> Zuhriana K. Yusuf Sri Manovita Pateda Moh Nisyar Abd Azis Copyright (c) 2025 Moh Nisyar Abd Azis, Zuhriana K. Yusuf, Sri Manovita Pateda https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-15 2025-10-15 6 2 177 185 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.473 PENINGKATAN CIRCULAR ECONOMI MELALUI INOVASI PRODUK LIMBAH TERKONVERSI DAN EKSTRAKSI MINYAK SEREH MERAH MENUJU KELURAHAN GEDOG BERDAMPAK https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/491 <p>Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bina Desa ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, melalui dua mitra utama yaitu Bank Sampah Gong Lestari dan Kelompok Masyarakat Mandiri Hidrofarm. Masalah utama yang dihadapi adalah pengelolaan limbah plastik yang belum optimal serta rendahnya nilai tambah produk pertanian sereh merah. Solusi yang diusulkan meliputi inovasi teknologi pengolahan limbah plastik menjadi produk pressing dengan nilai ekonomi lebih tinggi dan peningkatan kualitas ekstraksi minyak sereh dengan standar nasional. Selain itu, program juga mencakup peningkatan manajemen bisnis dan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar produk mitra. Pendekatan partisipatif melibatkan mitra secara aktif dalam sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan evaluasi sehingga tercipta kemandirian berkelanjutan. Targetnya adalah peningkatan kapasitas produksi serta omzet, yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan indikator kinerja perguruan tinggi. Program ini bertujuan mendukung ekonomi sirkular, pemberdayaan UMKM, dan pembangunan desa berdampak sosial dan ekonomi yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan PRA. Hasil pelaksanaan PKM meliputi tercapainya tercapainya target produksi plastik press 5000 kg/bulan dan produksi minyak sereh 5000 kg raw material. Program ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan ekonomi circular masyarakat melalui UMKM yangs esuai dengan permasalahan pemerintahan kelurahan Gedog Blitar.</p> Palupi Puspitorini Tri Endrawati Mar’atus Sholihah Darmadji Copyright (c) 2025 Palupi Puspitorini, Tri Endrawati, Mar’atus Sholihah, Darmadji https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 186 197 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.491 PENGEMBANGAN RUMAH KOMUNIKASI STUNTING MODEL KESKA DI DESA OINLASI, KECAMATAN MOLO SELATAN-KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/504 <p>Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 bahwa prevalensi stunting di Desa Oinlasi 37.2% lebih tinggi dari Kabupaten TTS (32.1%) daun jauh diatas angka rata-rata nasional (19.8%). Angka ini mencerminkan kondisi lapangan yang sulit akses terhadap pangan bergizi, air bersih, sanitasi layak, dan layanan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode kaji tindak inovasi dengan tujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan serta meningkatkan ekonomi keluarga berisiko Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan untuk pengembangan inovasi rukom stunting dengan metode kaji tindak terkait aspek pemanfaatan lahan pakarangan dalam pemenuhan aspek kemandirian pangan di Wilayah Pelayanan Polindesa Desa Oinlasi Kecamatan Molo Selatan Kabupaten TTS dibulan Juli - September 2025. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tersedianya lokasi percontohan pemanfaatan lahan pekarangan dengan model pertanian hidroponik terintegrasi dengan peternakan kandang ayam atau Model KESKA dapat terus digalakkan dalam upaya memenuhi asupan gizi protein hewani, kemandirian pangan serta meningkatkan pendapatan keluarga</p> Intje Picauly Soleman Landi Aristarkhus Taloim Agus Setyobudi Copyright (c) 2025 Intje Picauly, Soleman Landi, Aristarkhus Taloim, Agus Setyobudi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-10-16 2025-10-16 6 2 198 206 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.504 TRANSFORMASI DIGITAL UMKM MELALUI PEMANFAATAN META ADS DAN GOOGLE BUSINESS PROFILE DALAM PROGRAM PENDAMPINGAN DI P4S DAMAI https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/495 <p>Transformasi digital menjadi keharusan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing dalam era ekonomi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital UMKM mitra P4S Damai di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, melalui pemanfaatan Google Business Profile dan Meta Ads sebagai strategi pemasaran berbasis teknologi. Tiga UMKM mitra diberi pendampingan intensif selama dua minggu, mencakup pembuatan akun Google Business, pelatihan penggunaan media sosial, produksi konten promosi, serta pelaksanaan kampanye iklan digital melalui platform Meta Ads. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktik langsung dengan bimbingan bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketiga UMKM berhasil memiliki akun Google Business aktif dan terintegrasi dengan media sosial, sehingga meningkatkan visibilitas usaha di pencarian Google dan Google Maps. Salah satu mitra, Manoki Koe, menjalankan kampanye iklan Meta Ads selama 14 hari dan berhasil menjangkau 4.434 pengguna dengan total tayangan 11.019 kali serta menghasilkan 29 interaksi. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap strategi digital marketing, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan dalam pengelolaan konten dan evaluasi performa iklan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk naik kelas melalui transformasi digital.</p> Doppy Roy Nendissa Siska Elvani Yakobus C.W. Siubelan Maria Bano Jullyo G. Rohi Copyright (c) 2025 Doppy Roy Nendissa, Siska Elvani, Yakobus C.W. Siubelan, Maria Bano, Jullyo G. Rohi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-04 2025-11-04 6 2 207 218 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.495 PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM PEMASARAN PRODUK UMKM KONVEKSI DI ERA SOCIETY 5.0 https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/487 <p>Perkembangan teknologi <em>digital</em> pada era <em>Society</em> 5.0 telah mendorong transformasi besar dalam sektor ekonomi, khususnya melalui pemanfaatan <em>e-commerce</em> sebagai media pemasaran. UMKM di Indonesia memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran, terutama UMKM konveksi di Desa Wonojati, Kabupaten Jember, yang masih mengandalkan cara konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM konveksi melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan platform <em>e-commerce</em>, khususnya Shopee. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan toko <em>online</em>, pengemasan produk kreatif, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan e-commerce, mulai dari pembuatan akun, penggunaan fitur, hingga strategi promosi produk. Dampak yang dirasakan adalah meningkatnya jangkauan pasar, kenaikan omset penjualan, serta terbukanya peluang kerja baru di bidang pengemasan. Program ini juga berkontribusi pada perubahan pola pikir masyarakat agar lebih adaptif terhadap teknologi <em>digital</em>. Dengan demikian, pemanfaatan <em>e-commerce</em> terbukti berperan strategis dalam pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.</p> Agus Supriono Kamilah Abidatun Nafilah Ainun Faidah Amam Pradiptya Ayu Harsita Maharani Karunia Putri Fajar Andika Copyright (c) 2025 Agus Supriono, Kamilah Abidatun Nafilah, Ainun Faidah, Amam, Pradiptya Ayu Harsita, Maharani Karunia Putri, Fajar Andika https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-05 2025-11-05 6 2 219 227 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.487 PELATIHAN PEMBUATAN BROWNIES SUKUN SUBTITUSI UBI UNGU SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ALTERNATIF KAYA ANTIOKSIDAN https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/483 <p>Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menetralisir radikal bebas sehingga berperan dalam pencegahan penyakit degeneratif. Kabupaten Sigi memiliki potensi pangan lokal kaya antioksidan, seperti buah sukun dan ubi jalar ungu, namun pemanfaatannya masih rendah karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pengolahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Beka dalam mengolah sukun dan ubi ungu menjadi brownies sebagai makanan selingan alternatif kaya antioksidan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik pembuatan produk, dan diskusi. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu rumah tangga di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah pangan lokal menjadi produk fungsional yang bergizi, disukai, dan berpotensi memiliki nilai jual. Brownies sukun substitusi ubi ungu yang dihasilkan memiliki tekstur lembut, rasa enak, dan aroma khas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal. Kesimpulannya, produk brownies sukun substitusi ubi ungu berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis pangan lokal yang mendukung peningkatan kesehatan dan ekonomi masyarakat.</p> Nurdin Rahman I Made Tangkas Ariani Ariani Aulia Rakhman Husnul Khatimah Abdul Fandir Copyright (c) 2025 Nurdin Rahman, I Made Tangkas, Ariani Ariani, Aulia Rakhman, Husnul Khatimah, Abdul Fandir https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-05 2025-11-05 6 2 228 235 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.483 PENGUATAN KAPASITAS TOKOH AGAMA DALAM UPAYA PERCEPATAN PENURUNAN PREVALENSI STUNTING DI WILAYAH KECAMATAN ROTE BARAT LAUT, KABUPATEN ROTE NDAO https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/508 <p>The problem of stunting has a significant impact on the development of human resource quality. SSGI data (2024) states that NTT Province in 2024 contributed the highest prevalence of stunting (37.9%) in Indonesia (19.8%). Rote Ndao Regency is one of the regencies that also contributed a lot of stunted children (18.8%) among the 22 regencies/cities in NTT. This community service activity was carried out with the aim of 1). improving the perception and perspective of religious leaders regarding food, nutrition and health including stunting, 2). religious leaders are able to assess the nutritional status of individuals or community groups and are able to prepare a Diverse, Nutritious, Balanced and Safe (B2SA) menu using counseling and simulation methods in the Busalangga Village Service Area, Northwest Rote District, Rote Ndao Regency in July 2025. The results showed that there was a change in the level of knowledge and attitudes about food, nutrition and health including stunting and its determinants, religious leaders were able to prepare a B2SA menu and use nutrition discs properly. It is recommended that the Rote Ndao district government support the formation of the behavior and perspectives of religious leaders so that they are able to play a perfect role as good partners of the government <a title="suzuyatogel login" href="https://pn-teknikunkris.pages.dev/">suzuyatogel</a></p> Intje Picauly Deviarbi Sakke Tira Maria M. D. Wahyuni Copyright (c) 2025 Intje Picauly, Deviarbi Sakke Tira, Maria M. D. Wahyuni https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-05 2025-11-05 6 2 236 247 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.508 LANSIA AKTIF DAN DESA PRODUKTIF: PEMBERDAYAAN LANSIA HIPERTENSI MELALUI PROGRAM EDUKASI DAN PEMANFAATAN OBAT HERBAL https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/516 <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang umum dialami oleh lansia. Berdasarkan data di Kemenkes (2019) prevalensi kejadian hipertensi pada lansia di Indonesia sebesar 45,9% pada umur 55 – 64 tahun, 57,6% umur 65 – 74 tahun dan 63,8% umur &gt;75 tahun, termasuk di Kota Gorontalo dengan prevalensi mencapai 29,0%. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo, di desa Pulubala, metode yang digunakan adalah metode ceramah melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi senam hipertensi.Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku lansia. Evaluasi dilakukan melalui <em>pretest dan posttest</em> untuk menilai peningkatan pengetahuan lansia. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana pada pretest terdapat 10 responden (83,3%) dengan skor ≤65 dan hanya 2 responden (16,7%) dengan skor &gt;65. Setelah post test, 11 responden (91,7%) memperoleh skor &gt;65 dan hanya 1 responden (8,3%) yang masih berada pada kategori ≤65. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai hipertensi. Program ini penting sebagai model pemberdayaan lansia dalam upaya promotif dan preventif kesehatan, serta dapat diadopsi secara berkelanjutan oleh desa dalam mewujudkan lansia aktif dan desa produktif <a href="https://likesvergroten.nl/about-us">SUZUYATOGEL</a>.</p> Zainuddin Moh Nisyar Sy Abd Azis Nur Ayun R. Yusuf Sri Yulian Hunowu Copyright (c) 2025 Zainuddin, Moh Nisyar Abd Azis, Nur Ayun R. Yusuf, Sri Yulian Hunowu https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-05 2025-11-05 6 2 248 256 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.516 RUMAH KOMUNIKASI STUNTING SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN PERILAKU DAN KEMANDIRIAN GIZI PANGAN DI WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/518 <p>Data SSGI tahun 2024 bahwa prevalensi stunting di Desa Oinlasi 37.2% lebih tinggi dari Kabupaten TTS (32.1%) daun jauh diatas angka rata-rata nasional (19.8%). Angka ini mencerminkan kondisi lapangan yang sulit akses terhadap pangan bergizi, air bersih, sanitasi layak, dan layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku tentang pangan, gizi dan kesehatan; meningkatkan kemandirian pangan serta meningkatkan ekonomi keluarga berisiko Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode kaji tindak terkait aspek edukasi pangan, gizi dan kesehatan serta pemanfaatan lahan pakarangan dalam pemenuhan aspek kemandirian pangan di Wilayah Pelayanan Polindesa Desa Oinlasi Kecamatan Molo Selatan Kabupaten TTS dibulan Juli - Agustus 2025. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terjadinya perubahan perilaku masyarakat terkait pangan, gizi dan kesehatan serta tersedianya lokasi percontohan pemanfaatan lahan pekarangan beserta hasil Perikanan dan peternakan terintegrasi dengan pertanian hidroponik (3K:Kolam, Kandang dan Kebun) atau Kebun Gizi. Disarankan agar kegiatan Inovasi RUKOM Stunting ini dapat terus digalakkan dalam upaya perubahan perilaku masyarakat untuk hidup bergizi dan sehat, mandiri pangan serta meningkatkan pendapatan keluarga.</p> Intje Picauly Marni Marni Soleman Landi Grouse Oematan Agus Setyobudi Copyright (c) 2025 Intje Picauly, Marni Marni, Soleman Landi, Grouse Oematan, Agus Setyobudi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-11-13 2025-11-13 6 2 257 269 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.518 PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN DAYA SAING UMKM BAKSO MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/531 <p>Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing UMKM Bakso Bu Yuli di Lamper Tengah, Semarang, Indonesia. Mitra menghadapi tantangan berupa produksi manual yang tidak efisien, kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan akses pasar. Program dilakukan dengan pendekatan andragogik melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Intervensi utama meliputi penggunaan mesin pencetak bakso, penyusunan SOP berbasis Good Manufacturing Practices (GMP), serta penerapan strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan efisiensi produksi meningkat hingga 400% dengan kualitas produk yang lebih konsisten, dan jangkauan pemasaran meluas melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business. Selain itu, inovasi kemasan dan pencatatan keuangan sederhana turut meningkatkan branding, kepuasan pelanggan, serta penjualan. Secara keseluruhan, program ini berhasil mentransformasi UMKM Bakso Bu Yuli menjadi usaha yang lebih modern dan berdaya saing, serta dapat dijadikan model replikasi bagi UMKM kuliner lainnya.</p> Copyright (c) 2025 Luluk Fauziah, Stacia Reviany Mege, Alaya Fadllu Hadi Mukhammad https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-12-16 2025-12-16 6 2 270 278 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.531 DISEMINASI TEKNOLOGI IOT UNTUK PEMANTAUAN KONSUMSI DAYA LISTRIK DI SMA NEGERI 2 METRO SEBAGAI UPAYA EFISIENSI ENERGI https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/534 <p>Peningkatan konsumsi energi listrik di lingkungan institusi pendidikan sering kali tidak terkontrol akibat kurangnya sistem pemantauan yang akurat, termasuk di SMA Negeri 2 Metro. Masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan pemahaman warga sekolah mengenai teknologi manajemen energi, yang berdampak pada ketidakefisienan penggunaan daya dan tingginya biaya operasional. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendiseminasi teori serta praktik pemantauan konsumsi daya listrik berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi cerdas manajemen energi. Metodologi yang digunakan meliputi tahap persiapan perangkat, pemaparan materi teoretis, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) dalam merakit sistem sensor arus berbasis ESP32 yang terintegrasi dengan platform MIT APP Inventor. Keberhasilan kegiatan ini diukur melalui analisis statistik pre-test dan post-test serta lembar observasi aktivitas siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kognitif peserta dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar 80,7%. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa 86% siswa telah mampu merancang dan mengoperasikan sistem pemantauan listrik berbasis IoT secara mandiri. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan mengubah perilaku penggunaan energi menjadi lebih terukur. Hasil ini sangat penting sebagai langkah awal transformasi SMA Negeri 2 Metro menuju smart school yang mengedepankan efisiensi energi berkelanjutan berbasis data digital.</p> Friska Hasugian Christio Revano Mege Vera Khoirunisa Septia Eka Marsha Putra Sefrani IG Siregar Ahmad Suaif Jodes Parasian Simatupang Copyright (c) 2025 Friska Hasugian, Christio Revano Mege, Vera Khoirunisa, Septia Eka Marsha Putra, Sefrani IG Siregar, Ahmad Suaif, Jodes Parasian Simatupang https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-12-31 2025-12-31 6 2 279 286 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.534 PELATIHAN PMBA KADER POSYANDU DAN IBU BADUTA POSYANDU CEMPAKA I KANITI KABUPATEN KUPANG: PERANAN B2SA DALAM MENCUKUPI KEBUTUHAN ASUPAN GIZI BALITA DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN DAN PARIWISATA https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/jpmkelaker/article/view/515 <p>Wilayah Kabupaten Kupang, khususnya Posyandu Cempaka I Kaniti, menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan gizi balita akibat kondisi geografis berupa lahan kering kepulauan dan dominasi sektor pariwisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Aplikasi (PKM PMBA) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu serta ibu baduta dalam menerapkan prinsip pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai strategi pemenuhan kebutuhan gizi balita. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini meliputi pelatihan penyusunan menu B2SA berbasis potensi lokal, demonstrasi pengolahan makanan sehat, serta pendampingan intensif dalam pemantauan status gizi anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman gizi, kemampuan menyusun menu B2SA, dan praktik pemberian makan balita yang lebih tepat. Program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi yang adaptif terhadap karakteristik wilayah kepulauan dan mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.</p> Anna Talahatu Marselinus Laga Nur Utma Aspatria Copyright (c) 2025 Anna Talahatu, Marselinus Laga Nur, Utma Aspatria https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2025-12-31 2025-12-31 6 2 287 298 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.515