HUBUNGAN PENGELUARAN PANGAN DAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI “SMAN NOEMUTI” KEFAMENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v11i1.181

Keywords:

kurang energi kronik, pengeluaran pangan, kecukupan energi, kecukupan protein

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah keadaan dimana ibu menderita kejadian kekurangan kalori dan protein (malnutrisi) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada wanita usia subur (WUS) dan pada ibu hamil (bumil). Masalah KEK tidak terlepas dari konsumsi pangan, salah satu faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan yaitu pengeluaran uang untuk pangan rumah tangga yang berdampak pada konsumsi energi dan protein pada Wanita Usia Subur (WUS). Untuk mencegah risiko KEK pada ibu hamil sebelum kehamilan wanita usia subur sudah harus mempunyai gizi baik, misalnya dengan LILA tidak kurang dari 23,5 cm. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengeluaran pangan, tingkat kecukupan energi dan protein dengan status kurang energi kronis pada remaja putri Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Noemuti Kefamenanu kabupaten Timor Tengah Utara. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi putri kelas III “SMAN Noemuti” Kefamenanu sebanyak 126 orang.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara eksidental dan diperoleh sampel sebanyak 56 siswi. Analisis statistik terhadap variabel dependen dan independen menggunakan uji fisher’s exact test dengan  dengan kriteria penolakan H0 apabila nilai p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengeluaran pangan dengan status gizi remaja putri “SMAN Noemuti”  (p<0,05/p=0,006), terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecukupan energi dengan Status gizi remaja putri “SMAN Noemuti”  (p<0,05/p = 0,004), dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi remaja putri “SMAN Noemuti” (p<0,05/p=0,018), dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan status gizi remaja putri “SMAN Noemuti” (P<0,05/p=0,001).

References

Depkes RI, 2002. Pedoman Kerja Tenaga Gizi Puskesmas. Jakarta.

Azwar A, 2005. Kecenderungan Masalah Gizi dan Tantangan Di Masa Datang. Jakarta: Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Depkes.

Riskesdas, 2013. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2013

Dinkes NTT. 2019. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kupang: Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Suhardjo, 2016. Perencanaan Pangan Dan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Berg, 2008. Peranan Gizi Dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: CV. Rajawali.

Pudjiadi. 2016. Nilai Gizi Terhadap Kecukupan Energi. Jakarta. EGC.

Kartasapoetra dan Marsetyo. 2008. Ilmu Gizi ( korelasi gizi kesehatan dan produktifitas kerja ). Jakarta : Rineka Cipta.

Almatsier, S. 2013. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nuracmah. 2018. Gizi dalam Keperawatan. Jakarta : Sagong Seto.

Muchtadi. 2015. Teknik Evaluasi Nilai Gizi Protein. Bandung : CV Alfabeta.

Adriani, 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Preneda Media Group.

Wulandari, dkk. 2016. Analisis Determinan Kejadian Stunting Anak Balita di Pedesaan Demak. Jurnal. Semarang: Poltekes Kemenkes semarang

Usmelinda, S. W. 2015. Analisa Pola Makan Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis di Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Skripsi. Yogakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Asrul, I. A, dkk. 2013. Hubungan Asupan Energi Dengan Status IMT Dan LILA Ibu Prakonsepsional di Kecamatan Ujung Tanah dan Biringkanaya Kota Makasar. Jurnal. Makasar: Universitas Hasanudin

Proverawati, A. 2017. Obesitas dan Gangguan Perilaku Makan pada Remaja. Yogyakarta: Nuha Medika

Notoatmodjo, S. 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Published

2022-04-30

How to Cite

HUBUNGAN PENGELUARAN PANGAN DAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI “SMAN NOEMUTI” KEFAMENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA. (2022). Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 11(1), 27-39. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v11i1.181