HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DAN SANITASI SUMUR GALI TERHADAP KEJADIAN DIARE DI KELURAHAN BELO WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG

Authors

  • Rolandus V. Agas Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i1.106

Keywords:

Data and Information, Health Region Regulation

Abstract

Health region regulation is a legal instrument be given to region government to organize health care for people. In the formation of health region regulation, sociological judgment is needed so health region regulation can agree with health region condition. This research is aimed to know data and useful information on health region regulation in Belu Regency. Descriptive research type with a qualitative approach. The sites of research are Region Secretariat of Belu Regency, Health Official of Belu Regency and Assembly at Belu Regency. Samples are gotten according to purposive sampling. The result of the research shows that stakeholder comprehension and data availability have good, stakeholder support to data and information of health region regulation not good because the health regulation has formed with its substance only related with health service retribution and health institution. Stakeholder perception to data and information of health region regulation have good, be seen from stakeholder comprehension to data and information.   Be expected to sites having interest information of health region regulation in order to maximize of data and information useful in formation health region regulation so it’s produced can have a role to increase the standard of public health in Belu Regency.

References

Dinkes, Prop. NTT. 2008. Laporan Tahunan Diare Kota Kupang. Prop. NTT.

Eman, T. 2008. Cara Aman Konsumsi Air Minum. Republika Online: Jakarta. www.Gizi.net.com

Kelurahan Belo, 2008. Profil Kelurahan. Belo: Kesekretariatan.

Kumarijati, E. N. 2006. Hubungan Faktor Konstruksi, Sanitasi Lingkungan dan Kebiasaan Masyarakat dengan Kualitas Air Sumur Gali Umum dan Diare serta Upaya Pengelolaannya : Studi di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Tahun 2006. Skripsi. UNAIR: Surabaya

Lakuaja, Nurjab. 2006. Studi Bakteriologis Air Sumur Gali hubungannya dengan Kejadian Diare di Desa Pattontongan Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Skripsi: FKM UNHAS. http://www.koranindonesia.com

Pertiwi, M. 2002. Analisis Faktor Resiko terhadap Kejadian Diare pada Anak Balita di Kecamatan Bantimurung Tahun 2002. Skripsi. FKM UI: Jakarta. www.eurekaindonesia.org

Puskesmas Sikumana, 2007. Laporan Bulanan Diare.

Puskesmas Sikumana, 2008. Laporan Tahunan Diare.

Suprapti. 2003. Hubungan Kualitas Sumber Air Minum dan Pengelolaannya dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Kuripan Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak 2003. Skripsi. FKM UNDIP: Yokyakarta. www.fkm.undip.ac.id

Sutarja, Nizam. 2005. Hubungan Kualitas Mikrobiologis Air PDAM Sumber Pajudan dan Sumber Pangelen, Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Terhadap Kejadian Penyakit Diare : Studi di Desa Tanggumong dan Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Skripsi. UNAIR: Surabaya. www. library@lib.unair.ac.id

Toyo, T. 2005. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Skripsi. Kupang

Utomo, N. 2006. Cegah Diare dengan Cuci Tangan. www.indonesiaindonesia.com

Weraman, P; Sharul, Evi 2004. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare di Kota Kupang. Thesis. Kupang: Dinkes, Prop. NTT.

Published

2010-04-01

How to Cite

Agas, R. V. (2010). HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DAN SANITASI SUMUR GALI TERHADAP KEJADIAN DIARE DI KELURAHAN BELO WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 185-195. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i1.106