HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUS TAHUN 2018

Authors

  • Nomavindel Leu Tatuin Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKM Undana
  • Honey I. Ndoen Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKM Undana
  • Maria M. Dwi Wahyuni Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKM Undana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v8i1.19

Keywords:

Masa Nifas,, Pola konsumsi

Abstract

Makanan pendamping yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan disamping ASI eksklusif bertujuan untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa pada Oktober 2017, dari 26 puskesmas terdapat 11 puskesmas yang belum mencapai target pemberian ASI ekslusif. Puskesmas Tarus merupakan puskesmas dengan cakupan pemberian ASI ekslusif terendah ke-3 yaitu 65,51%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan pendamping ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tarus tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan berdasarkan data bulan Februari tahun 2018 sebanyak 344 orang dan sampel berjumlah 125 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan faktor internal yang meliputi pendidikan (ρ value = 0,002), pengetahuan (ρ value = 0,005), dan pendapatan keluarga (ρ value = 0,035) dengan pemberian MP-ASI dini sedangkan faktor internal yang meliputi usia (ρ value = 0,547), pekerjaan (ρ value = 0,570), dan status gizi ibu (ρ value = 1,000) tidak berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini.

References

Afifah.2010. Faktor yang Berperan dalam Kegagalan Pemberian ASI

Ekslusif. Skripsi, Semarang : Universitas Diponegoro. Diakses dari :

https://research.yahoo. com /_Nur_Afifah.pdf/RK. Pada Tanggal 20 Juni

Andini, Djuwita. 2006. Pola Pemberian Susu Formula dan Konsumsi Zat Gizi Anak

Usia di Bawah Dua Tahun (Baduta) pada Keluarga Ibu Bekerja dan Tidak

Bekerja. Bogor :Institut Pertanian Bogor. Diakses dari

htt:www.scribd.com/pemberian susu-formula-pdf/RK. Pada tanggal 12

Desember 2017.

Anjasari, Laela. 2017. Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap ASI Ekslusif

dengan Pemberian MP-ASI pada Ibu Bekerja di Desa Rembes Kecamatan

Bringin Kabupaten Semarang. Semarang : Universitas Diponegoro. Diakses

dari http://research.yahoo.com/Skripsi_laela_anjarsari.pdf/RK. Pada tanggal 3

Februari 2018.

Citerawati, Yeti Wira. 2016. Makanan Pendamping ASI. Yogyakarta:

Transmedika.ahan Pengikat Tepung Sagu. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 2 No 1.

Depkes RI. 2010. Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI), Direktorat Gizi

Masyarakat, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Jakarta. Diakses dari

http://r.search.yahoo.com/-Pedoman-Kegiatan-Gizi- dalam- Penanggulangan

Bencana .pdf/RK- Pada tanggal 12 Desember 2017.

Fitri R. 2016. Hubungan Perilaku Ibu dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI

(MP-ASI) Dini di Desa Bunuraya Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo

Tahun 2016. Sumatera Utara: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Sumatera Utara Medan. http://repository.usu.ac.id/fbitstream/fhandle/ -

Diunduh tanggal 14 Juni 2018.

Fitrisia, D.W. 2002. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Pemberian Susu

Formula pada Bayi umur 0-12 Bulan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Diakses dari:httpswww.Hubungan-pemberian-susu-formula-dengan-tahapperkembangan-bayi-usia-0-6-bulan-di-rsu-assalam gemolong-karya-tulisilmiah-untuk-memenuhi-persyaratan. html/RK- Pada tanggal 11 November

Hakim, Ramla. 2012. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI

Ekslusif pada Bayi 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Nabire Kota

Kabupaten Nabire Tahun 2012.Depok: Universitas Indonesia. Diakses dari

http://r.search.yahoo.com/RamlaHakim.pdf/RK - Pada Tanggal 11 November

Harahap N S D, 2016. Hubungan Pemberian MP-ASI dini dengan Kejadian Penyakit

Infeksi pada Bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sindar Raya

Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun tahun 2016. Jurnal

Kesehatan. http://repository.usu.ac.id. Diunduh tanggal 15 April 2018.

Mariani N N. 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian MP-ASI

Dini di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sindanglaut Kecamatan

Lemahabang Kabupaten Cirebon. Digilib.unimus.ac.id. Diunduh Tanggal 14

Juni 2018.

Marmi. 2013. Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Notoatmodjo,S. 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.

Rochimiwati, Siti. 2013. Studi Pemberian MP-ASI Dini DanStatus Gizi Bayi Umur 0

– 6 Bulan Di Kelurahan Botang Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja.

Jurnal Kesehatan. http://keenanswardrobe.multiply.com/journal/item/7/

MPASI_Makanan_Pendamping. Diunduh tanggal 18 Desember 2017.

Roesli, Utami. 2009. Mengenal Asi Ekslusif. Jakarta : Puspaswara.

Saputri, K.C. 2013. Alasan Ibu Memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) Dini dengan Pendekatan Teori Health Belief Model di Wilayah Kerja

Published

2019-10-01

How to Cite

Tatuin, N. L. ., Ndoen, H. I., & Wahyuni, M. M. D. . (2019). HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUS TAHUN 2018. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 8(2), 961-973. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v8i1.19