HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PERAWAT DI UNIT GAWAT DARURAT RSUD BAA KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2008

Authors

  • Maurits Sjioen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Marlyn Junias Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Luh Putu Ruliati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i1.103

Keywords:

Lighting, Shift work, Fatique work

Abstract

The objective of the research is to investigate the relationship between the lighting and working shift, and the fatigue work of the nurses in the Emergency Unit at RSUD Baa Sub District the Regency of Rote Ndao in 2008. It is observational-analytic research by using the design of the cross-sectional study. The population of this research is all 10 nurses in the Emergency Unit at RSUD Baa Sub District the Regency of Rote Ndao. This population is also a sample of this research. This research applies Phi-Coefficient of Association as the statistical test to test the relationship between lighting and fatigue work, and also to Contingency Coefficient Test to test the relationship between shift work and fatigue work. The result of the research shows that there is a relationship between lighting and fatigue work of nurses in the Emergency Unit at RSUD Baa Sub District the Regency of Rote Ndao in 2008 with p = 0,033. Moreover, there is a relationship between shift work and fatigue work of nurses in the Emergency Unit at RSUD Baa Sub District the Regency of Rote Ndao in 2008 with p = 0,040.  

References

Arikunto, S. 2007. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi V. Jakarta : Rineka Cipta.

Depkes RI. 1985. Majalah Kesehatan. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI. 1992. Pedoman Pencahayaan di Rumah Sakit. Jakarta : Dirjen Pelayanan Medik Direktorat Instalasi Medik.

Depkes RI.1994. Standar Pelayanan Rumah Sakit, Cetakan Ketiga. Jakarta : Dirjen Pelayanan Medik Direktorat Rumah Sakit Umum dan Pendidikan.

Depkes RI. 1998. Peraturan Menteri Kesehatan RI dan Keputusan Direktur Jenderal PPM dan PLP. Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI. 1998. Petunjuk Pelaksanaan Indikator Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI. 2002. Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta : Dirjen PPM dan PLP.

Depkes RI. 2007. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perkantoran. http://www. dinkesjatim.go.id. [27 November 2008].

Hambali. 2004. Hubungan Pencahayaan dengan Kelelahan Mata Pengrajin Sulaman di Empat Angkat Candung Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat. Tesis. Yogyakarta : Program Pasca Sarjana UGM.

Hendrawan, A. 2003. Pengaruh Tingkat Pencahayaan Terhadap Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Akunting Hotel Berbintang di Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Ergonomi 2003. Yogyakarta; 13 September Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajahmada.

Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

RSUD Baa. 2007. Profil RSUD Baa Tahun 2006. Rote Ndao : RSUD Baa.

Wahyu, A. 2003. Higiene Perusahaan. Makassar: Jurusan Kesehatan Kerja FKM Universitas Hassanuddin.

Wahyuni, S.E. 2003. Abstrak Penelitian Kesehatan.http://digilib.litbang.depkes.go.id. [29 Oktober 2008].

Wijaya. 2005. Hubungan antara Shift Kerja dengan Gangguan Tidur dan Kelelahan Kerja Perawat Instalasi Rawat Darurat Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta : Sekolah Pascasarjana UGM.

Wijaya, I.R. 2000. Statistika Non Parametrik, Aplikasi Program SPSS. Bandung : Alfabeta.

Published

2010-04-01

How to Cite

Sjioen, M., Junias, M., & Ruliati, L. P. (2010). HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PERAWAT DI UNIT GAWAT DARURAT RSUD BAA KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2008. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 161-171. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i1.103