HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT MALARIA

Authors

  • Sigit Purnawan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i2.91

Keywords:

Behaviour factor, malaria diseases

Abstract

Malaria is one of the infection diseases that may attack human being at all age. Malaria disease is caused by malaria parasite (plasmodium) that enters to human body through the biting of female mosquito (Anopheles). There are several factors related with the occurrence of malaria disease, those are: parasite, human being, genetic, mosquito, and environmental factors.

The aim of the research is to analyze the relationship between the behaviour factors that include the utilization of mosquito net, gauze wire, and going out at night time habit with the occurrence of malaria disease. This research was a case-control research. The number of sample of the research was 58 samples that consist of 29 case samples and 29 control samples. Simple random sampling was used in the research. The dependent variable of the research was the occurrence of malaria disease and the independent variables were: the utilization of mosquito net, gauze wire, and going out at the time habits. Those variables were analyzed using Chi-Square test with a = 0.05 (p < 0,05). 

References

Beaglehole, R. R. Bonita. 1997. Dasar-Dasar Epidemiologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Budarja, Lalu. 2001. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Malaria, Kajian Terhadap Lingkungan Dan Perilaku Pekerja Agraris Dan Non Agraris Di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tesis. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Depkes RI. 1995. Pengetahuan Dasar Tentang Malaria Dan Buku Pedoman Kegiatan Kader Dalam Pemberantasan Dan Pencegahan Penyakit Malaria. Direktorat Jenderal PPM & PLP. Direktorat Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang. Jakarta.

Dinkes Kota Kupang. 2005. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Dinkes Kota Kupang. Kupang

Dinkes Propinsi NTT. 2004. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dinkes Propinsi NTT. Kupang.

Harijanto, P.N. 2000. Epidemiologi, Patogenesis, Manifestasi Klinis, Dan Penanganan Malaria. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Lemeshow, Stanley, dkk. 1997. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Markani. 2004. Dinamika Penularan Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Di Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan Tahun 2004. http://www.lib.ui.ac.id/katalog.php

Masra, Fehrizal. 2004. Hubungan Tempat Perindukan Nyamuk Dengan Kejadian Malaria Di Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung Tahun 2002.http://www .lib.ui.ac.id/katalog.php

Murti, Bhisma. 1997. Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Subki, Suwandi. 2000. Faktor-Faktor Yang Berhuibungan Dengan Kejadian Malaria Di Puskesmas Membalong, Puskesmas Gantung Dan Puskesmas Manggar Kabupaten Belitung Tahun 2000.

Sulistyo. 2001. Hubungan Antara Penggunaan Kelambu Poles Dengan Kejadian Malaria Di Kecamatan Kulawi Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. http://www.lib. ui. ac.id /katalog.php.

Suwadera, I Made. 2002. Beberapa Faktor Risiko Lingkungan Rumah Tangga Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Pada Balita (Studi Kasus Kontrol Di Puskesmas Kambaniru Kabupaten Sumba Timur Tahun 2002). Error! Hyperlink reference not valid.

Waluyo, H. 1995. Hubungan Faktor-Faktor Pengetahuan, Persepsi Dan Perilaku Penduduk Dengan Kejadian Malaria Di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo. Tesis. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Yoga, G. P. 1999. Studi Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kesakitan Malaria Di Puskesmas Mayong Kabupaten Jepara. Penelitian Studi Analitik. Universitas Gadjah Mada. Yogayakarta.

Published

2010-10-01

How to Cite

Purnawan, S. (2010). HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT MALARIA. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 2(2), 252-256. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v2i2.91