FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KETERSEDIAAN PANGAN POKOK RUMAH TANGGA PETANI DI DESA MEOTROI KECAMATAN LAEN MANEN, KABUPATEN BELU

Authors

  • Pzalmine C. A. Benusu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Utma Aspatria Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Intje Picauly Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v5i1.87

Keywords:

Factors influencing staple food avaibility of farmer household

Abstract

Food is always related to people’s effort or that of household to survive. The problem here is whether people or household can affroad preparing adequate food to fulfill their nutritions need optimally. This research is aimed at finding out factors influencing availabilityof staple food of farmer household in Meotroi Village of Kecamatan Laen Manen of Belu Regency. The research of a analytic survey of a Cross Sectional Design. 78 household have been sampled for the research, by Simple Random Sampling technique. The level of significance is α = 0,1. Each variable is measured by multiple linear regression test to find out factors which influence the avaibility of staple food in the Meotroi is 201.980.060 KCal/year or as much as 1.503,72 KCal/capita/day. It can be concluaded that the avaibility of staple food for farmer household in Meotroi Village is still under Nutritional Adequacy Rate (NAR), which in terms of avaibility rate it is suggested to be 2.200 KCal/capita/day or 2.000 KCap/capita/day in terms consumption rate. Regression test shows that significant variable (p<0,1) to staple food avaibility of farmer household is the number of family members, food production and rice purchases.

References

Adi dan Annis.2008. Coping Mechanism Keluarga Miskin dalam Mempertahankan Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Status Gizi Balita Pada saat Rawan Pangan. Diakses pada 14 September 2012

Almatsier. 2005. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta:PT.Gramedia Pustaka Utama.

Azwar.2004. Aspek Kesehatan dan Gizi dalam Ketahanan Pangan dalam Ketahanan Pangan dan Gizi di Era Otonomi Daerah dan Globalisasi. Jakarta: Direktur Bina Kesehatan Masyarakat bekerja sama dengan Depertemen Kesehatan RI.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu. 2010. Belu dalam Angka 2010. Badan Pusat Statistik Belu: Atambua.

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. 2010. Analisa Perkembangan Situasi Ketahanan Pangan Provinsi NTT.Kupang: Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan.

Baliwati, F, Y., A.Khomsan, Dwiriani, C.M. 2004. Pengantar Pangan dan Gizi.Jakarta:Penebar Swadaya.

Budiyanto, A.K. 2004.Dasar – Dasar Ilmu Gizi. Edisi 2 (revisi). Cetakan 3.Malang:Universitas Muhamadyah Malang.

Departemen Pertanian, 2002. Ketahanan Pangan dalam Laporan Lokakarya Ketahanan Pangan Rumah Tangga .Yogyakarta:Depertemen Pertanian bekerja sama dengan UNICEF.

Dinkes Propinsi NTT.2002. Rencana Aksi Pangan dan Gizi Nasional 2001-2005.Dinkes Proponsi NTT:Kupang.

Idur. 2007. Ketahanan Pangan. http://idur.wordpress.co./ketahanan -pangan.html. Diakses 28 September 2012

Khomsan, Ali. 2004. Peranan Pangan dan Gizi untuk Kualitas Hidup.Jakarta :PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Moehji, Sjahmien .2002. Ilmu Gizi Jilid 2 Penanggulangan Gizi Buruk. Jakarta: Papas Sinar Sinanti.

Notoadmojo. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Suhardjo.2003. Berbagai Cara Pendidikan Gizi.Edisi I, Cetakan 2. Jakarta:Bumi Aksara.

Supariasa, Bakri dan Fajar.2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Published

2013-04-01

How to Cite

Pzalmine C. A. Benusu, Aspatria, U., & Picauly, I. (2013). FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KETERSEDIAAN PANGAN POKOK RUMAH TANGGA PETANI DI DESA MEOTROI KECAMATAN LAEN MANEN, KABUPATEN BELU. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 715-724. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v5i1.87

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>