HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU HIDUP SEHAT DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA (Studi kasus kejadian diare di Puskesmas Panite Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan)

Authors

  • Petrus Romeo Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Soleman Landi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Amilianti Boimau Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v10i1.135

Keywords:

perilaku, hidup sehat, air bersih, diare, bawah lima tahun

Abstract

Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak dibawah lima tahun (BALITA) di Indonesia. Faktor-faktor penyebab diare akut pada anak balita ini adalah faktor lingkungan, tingkat pengetahuan ibu, sosial ekonomi masyarakat, dan makanan atau minuman yang di konsumsi. Ruang lingkup kebersihan lingkungan antara lain mencakup : perumahan, pembuangan kotoran manusia (tinja), penyediaan air bersih, pembuangan sampah, pembuangan air kotor (air limbah), rumah hewan ternak (kandang) dan sebagainya. Penelitian dilaksanakan di wilayah Puskesmas Panite Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada tahun 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 85 orang anak balita. Adapun disain penelitiannya yaitu Case Control Study dengan menggunakan metode survey analitik. Data yang terkumpul adalah data primer meliputi data tentang faktor perilaku hidup sehat; faktor ketersediaan air bersih dan data tentang faktor kejadian diare pada balita. Kemudian data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan alat uji Chi Square. Penelitian ini menghasilkan informasi bahwa faktor perilaku hidup sehat (p : 0,01<0,05) dan ketersediaan air bersih (p : 0,01<0,05) berhubungan dengan kejadian diare pada anak balita di Puskesmas Panite Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

References

Anup, K. C. 2012. A Descriptive Study On Water Sanitation Hygiene And Diarrhoeal

Morbidity Among Under Five Years Children At Community LED Total

Sanitation Elicited Area In Nawalparasi (Skripsi Tidak Terpublikasi). Pokhara

Universitas, Nepal.

Anwar, A. & Musadad, A. 2009. Pengaruh Akses Penyediaan Air Bersih dan Penyediaan

Sarana Jamban Keluarga Terhadap Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Ekologi

Kesehatan, 8 (2).

Anwar M. Sanitasi rumah sakit sebagai investasi. Jakarta: 2003.

Adisasmito, W. 2007. Faktor risiko diare pada bayi dan balita di Indonesia: Systematic

review penelitian akademik di bidang kesehatan masyarakat. Makara, kesehatan,

vol. 11, no. 1, Juni 2007:1-10.

Bintoro, B. R. 2010. Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare

Pada Balita di Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar (Skripsi Tidak

Terpublikasi). Universitas Muhammadiyah, Surakarta. Fajrul Wahyudi, Meilya

Farika Indah, Norsita Agustina.

DepKes. RI. 2010. Buku Pedoman Pelaksanaan Program P2 Diare Jakarta. Dirjen PPM

dan PL.

Mubarak, Wahid Iqbal. 2009. Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori Dan Aplikasi. Jakarta:

Salemba Medika

Mafazah, L. 2013. Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar, Personal Hygiene Ibu, Dan

Kejadian Diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat KEMAS, 8 (2), 176-182.

Ni Ketut Esli Evayanti, I Nyoman Purna, dan Ni Ketut Aryana. 2015. Faktor-Faktor yang

berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita yang berobat di Badan Rumah

Sakit Umum Tabanan. Kabupaten Tabanan. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol.

, No.2. November 2014 - paper : 134-139.

Notoatmodjo, S. 2013. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka

Cipta.

Simatupang, M. 2004. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Diare Pada

Balita Di Kota Sibolga Tahun 2003 (Tesis Tidak Terpublikasi). Universitas

Sumatera Utara, Medan.

Susana Surya Sukut, Yuni Sufyanti Arif, Nuzul Qur’aniati. 2015. Faktor Kejadian Diare

Pada Balita Dengan Pendekatan Teori Nola J. Pender Di Igd Rsud Ruteng.

Jurnal Pediomaternal. Vol. 3 No. 2 April-Oktober 2015

Soemirat, S. 2004. Kesehatan Lingkungan. UGM. Yogyakarta.

Setiawan, B. Diare Akut Karena Infeksi, Dalam: Sudoyo, A., Setyohadi, B., & Alwi, I.

(2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta. Departemen IPD FK UI.

Published

2021-04-01

How to Cite

Romeo, P. ., Landi, S. ., & Boimau, A. . (2021). HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU HIDUP SEHAT DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA (Studi kasus kejadian diare di Puskesmas Panite Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan). Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 48-54. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v10i1.135