PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN OLEH MAHASISWA BERDASARKAN JENIS KELAMIN, JAMINAN KESEHATAN, DAN SELF-PERCEIVED NEED
DOI:
https://doi.org/10.51556/ejpazih.v11i1.180Keywords:
pelayanan kesehatan, mahasiswa, jenis kelamin, jaminan Kesehatan, self-perceived needAbstract
Pelayanan Kesehatan ialah upaya yang di selenggarakan sendiri atau bersama-sama dalam suatu organisasi guna memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perseorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat. Tujuan utama pelayanan kesehatan adalah untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit dan sasaran utamanya adalah untuk kelompok dan masyarakat. Pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan hal penting dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah suatu penyakit timbul atau bertambah parah,menyembuhkan penyakit, dan memulihkan kondisi kesehatan. Meskipun begitu, masih terdapat masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhannya akan pelayanan kesehatan, termasuk mahasiswa. Pemanfaatan pelayanan kesehatan dapat dipengaruhi oleh faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana angkatan tahun 2017-2019 berdasarkan jenis kelamin, kepemilikan jaminan kesehatan, dan self-perceived need. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode rancangan survei. Sampel penelitian berjumlah 155 responden yang merupakan mahasiswa aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana angkatan tahun 2017-2019. Sampel dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa mahasiswa aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana yang melakukan pemanfaatan pelayanan kesehatan sebesar 7,43% laki-laki dan 28% perempuan; 32% mahasiswa memiliki jaminan kesehatan dan 3,43% tidak memiliki jaminan kesehatan; 30,86% mahasiswa merasa membutuhkan pelayanan kesehatan dan 4,57% tidak merasa membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan pelayanan kesehatan paling banyak dilakukan oleh mahasiswa aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana berjenis kelamin perempuan yang merasa membutuhkan pelayanan kesehatan karena mereka memiliki jaminan kesehatan.
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2013a). Riset Kesehatan Dasar 2013.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2013b). Riskesdas Dalam Angka Provinsi Nusa Tenggara Timur 2013.
Badan Pusat Statistik. (2019). Profil Statistik Kesehatan 2019.
Damayanti, M., Jati, S. P., & Arso, S. P. (2017). Analisis Permintaan Masyarakat Terhadap Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Soetijono Blora. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 85–94. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm
Irianti, I. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Petani Rumput Laut Desa Garassikang Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto Tahun 2018. Universitas Hasanuddin.
Kristina, Y. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja di Kota Jayapura. Jurnal Biologi Papua, 9(2), 63–73.
Logen, Y., Balqis, & Darmawansyah. (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Pemulung di TPA Tamangapa.
Masita, A., Yuniar, N., & Lisnawaty. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat Desa Tanailandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kanapa-napa Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah Tahun 2015.
Napirah, M. R., Rahman, A., & Tony, A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.29-39
Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat: Ilmu dan Seni (Edisi Revi). Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Priyoto. (2014). Teori Sikap dan Perilaku dalam Kesehatan. Nuha Medika.
Sano, A. M. (2014). Kajian Kebutuhan Memiliki Asuransi Komersial Sebagai Instrumen Pembiayaan Kesehatan pada Pasien Rawat Inap di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Tahun 2013. Universitas Nusa Cendana.
Su’udi, A., & Hendarwan, H. (2017). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Sasaran Program Jaminan Tabalong Sehat di Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Dan Pengemabangan Pelayanan Kesehatan, 1(2), 102–112.
Widiani, I., Junaid, & Lisnawaty. (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Tomia Timur Kelurahan Tongano Timur Kabupaten Wakatobi Tahun 2015.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan is licensed under a