KAJIAN ASUPAN DAN STATUS GIZI PARA PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) ALAK KOTA KUPANG

Authors

  • Eny M. Magaringu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Lewi Jutomo Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Christina O. Lada Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v3i1.117

Keywords:

Nutrient Intake, Nutrient Status, Scavengers

Abstract

Scavengers are group of informal sector workers which require an optimal capacity of physics in completing their activities. Nutrient is one of the most important factors that influence physical capacity in daily activities. The nutrient is needed in maintaining the growth and development of the body and also provide sufficient energy in doing daily activities in order to increase work productivity. The aim of the research is to identify intake and the nutrient status of scavengers at the Alak landfill of Kupang city. The type of the research is a descriptive with the design of cross sectional study. The amount of sample is 37 people taken by means of total sampling method. The result of the research shows that (1) energy and protein intakes have discovered  : the frequency of food distribution of most scavengers (56.76%) are in low category and 43.24% are in good category. The type of food consumed by all scavengers (100%) are in less category. The average intake of energy and protein of scavengers are 1656.95 kcal and 24.04 g. (2) Based on Body Mass Index (BMI), most (56.76%) scavengers are in the underweight category and 43.24% are in the normal category.

References

Agung, A. 2002. Pengaruh Perbaikan Gizi Kesehatan Terhadap Produktivitas Kerja. http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/naskah.pdf. Diakses : 2 November 2009.

Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

_________. 2006. Penuntun Diet. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Badan Pusat Statistik Indonesia. 2010. Pola Konsumsi Rumah Tangga. http://www.datastatistik-indonesia.com. Diakses : 2 Juni 2010.

Baliwati, Y.F dan Retnaningsih. 2004. Kebutuhan Gizi dalam Pengantar Pangan dan Gizi (editor Y.F, Baliwati, Ali Khomsan dan C.M. Dwiriani). Jakarta : Penebar Swadaya.

Budiyanto, M. A. K. 2004. Dasar-dasar Ilmu Gizi. Malang : Penerbit Universitas Muhamadiyah Malang.

Hakim, N. R. 2009. Kajian Gizi Kerja Petani (Padi Sawah) Pada Masa Panen di Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Tahun 2009. Skripsi. Kupang : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana.

Hardinsyah. 2007. Review Faktor Determinan Keragaman Konsumsi Pangan. http://www.fema.ipb.ac.id. Diakses : 12 Oktober 2010.

Kartasapoetra, G dan H. Marsetyo. 2005. Ilmu Gizi (Korelasi Gizi, Kesehatan, dan Produktivitas Kerja). Jakarta : Rineka Cipta.

Kapioru, C., L.R. Levis, dan Staf Balitbang. 2009. Evaluasi Kinerja Pengelolaan Persampahan Pola Kumpul Angkut Buang Serta Penerapan Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan Secara Terpadu Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan di Kota Kupang. Kupang : Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Kupang.

Kusumawati, Y. 2004. Hubungan Pendidikan dengan Status Gizi BBLR. Infokes Vol 8 No 1 Maret – September 2004. http://eprints.ums.ac.id. Diakses : 9 April 2010.

Maas, L. 2003. Masalah Gizi Kaitan dengan Produktivitas Kerja. http://library.usu.ac.id/download/fkm/fkm-linda.pdf. Diakses : 2 November 2009.

Modu, M. 2007. Studi Ketahanan Pangan Pokok Masyarakat di Desa Ponu Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Skripsi. Kupang : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana.

Moehji, S. 2003. Ilmu Gizi 2 (Penanggulangan Gizi Buruk). Jakarta : Papas Sinar Sinanti.

_______. 2007. Ilmu Gizi I (Pengetahuan Dasar Ilmu Gizi). Jakarta: Papas Sinar Sinanti.

Muasyaroh. 2006. Hubungan Antara Status Gizi dengan Tingkat Kesegaran Jasmani pada Siswa Putra Kelas 1 Sekolah Dasar di Desa Jetak Kidul Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. http://digilib.unnes.ac.id. Diakses : 13 Mei 2010.

Notoatmojo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nugroho, V. A. 2007. Hubungan Antara Status Gizi dengan Produktivitas Tenaga Kerja Wanita di PT. Java Tobacco Gembongan Kartasura. http://digilib.unnes.ac.id. Diakses : 13 Mei 2010.

Saliem, H.P. dan E. Ariningsih. 2009. Perubahan Konsumsi dan Pengeluaran Rumah Tangga di Perdesaan: Analisis Data Susenas 1999 – 2005.. http://www.scribd.com. Diakses : 13 Mei 2010.

Sediaoetama, A. D. 2006. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid I. Jakarta : Dian Rakyat.

Silastuti, A. 2006. Hubungan Antara Kelelahan dengan Produktivitas Tenaga Kerja di Bagian Penjahitan PT Bengawan Solo Garment Indonesia. http://www.digilib.unnes.ac.id. Diakses : 12 Oktober 2010.

Soekirman, dkk. 1999. Panduan 12 Pesan Dasar Gizi Seimbang. http://www.gizi.net/downloads/pedoman-umum-gizi-seimbang. Diakses : 12 Oktober 2010.

Suma’mur, P.K. 1996. Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung.

Suteja, I.G. 2000. Studi Tentang Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Obesitas Pada Pegawai Wanita. Skripsi. Surabaya : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Supariasa, I.D.N., B. Bakri, dan I. Fajar. 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran.

Surtiretna, N. 2006. Mengenal Makanan dan Kesehatan. Bandung : PT. Kiblat Buku Utama.

Widya Karya Pangan dan Gizi. 2004. Angka Kecukupan Gizi Rata-Rata yang Dianjurkan. Jakarta: LIPI.

Wongso, N. 2009. Kajian Pola Konsumsi dan Status Gizi Atlet di Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Skripsi. Kupang Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana.

Published

2011-04-01

How to Cite

Magaringu, E. M. ., Jutomo, L. ., & Lada, C. O. (2011). KAJIAN ASUPAN DAN STATUS GIZI PARA PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) ALAK KOTA KUPANG. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 3(1), 352-368. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v3i1.117

Most read articles by the same author(s)