HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ALOKASI WAKTU IBU RUMAH TANGGA DENGAN POLA ASUH MAKAN ANAK BAWAH DUA TAHUN

Authors

  • Marselinus Laga Nur Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Grouse Oematan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Yohanes Handri Tadeus Rina Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v10i1.130

Keywords:

pengetahuan gizi, alokasi waktu, ibu rumah tangga, pola asuh makan, anak di bawah umur dua tahun/baduta

Abstract

Stunting disebabkan oleh beberapa faktor seperti asupan makanan, penyakit infeksi, riwayat ASI Eksklusif, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, pola asuh anak, status ekonomi keluarga dan masih banyak faktor penyebab lainnya.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara berdasarkan kuisioner. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain crossectional study. Populasi penelitian ini adalah semua keluarga yang memiliki anak dibawah umur dua (2) tahun dan sampel ditentukan dengan model total sampling, yaitu sebanyak 178 responden. Data tentang Pengetahuan gizi dan alokasi waktu ibu rumah tangga beserta data pola asuh makan anak BADUTA dikumpulkan dengan kuesioner kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik chi square (pvalue=0,05) untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan alokasi waktu ibu rumah tangga dengan pola asuh makan Anak Baduta dengan studi kasus di daerah lokus stunting Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar (88.2%) ibu rumah tangga yang mempunyai pengetahuan gizi baik; 80.9% mempunyai alokasi waktu lebih dari delapan (8) jam di rumah; dan sebanyak 69.7% ibu balita yang mempunyai pola asuh kurang baik. Adapun hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara faktor alokasi waktu ibu baduta (pValue: 0.000<0.05) dengan pola asuh makan anak BADUTA

References

Anonimous 2002. Ibu Bekerja Tak Harus Korbankan Bayi. www.gloria.net.

Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Kemenkes RI; 2013.

Daniar Yulianis, Drajat Martianto, Dwi Hastuti. 2008. Analisis Beban Kerja Ibu Dan Pengasuhan Anak Usia 3-5 Tahun Pada Keluarga Miskin Di Kecamatan Bogor Selatan. January 2008 Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen 1(1):54-62. DOI:10.24156/jikk/2008.1.1.54. https://www.researchgate.net/publication /314846199

_ANALISIS_BEBAN_KERJA_IBU_DAN_PENGASUHAN_ANAK_USIA_3-

_TAHUN_PADA_KELUARGA_MISKIN_DI_KECAMATAN_BOGOR_SEL

ATAN.

Guhardja, S., H. Puspitawati, Hartoyo, dan D. Martianto. 1992. Diktat manajemen dan Sumberdaya Keluarga. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Karyadi, L.D. 1985. Pengaruh pola asuh makan terhadap kualitas makanan anak bawah tiga tahun (batita) [tesis]. Bogor: Fakultas Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Kartono, Kartini. 2006. Peran Keluarga Memandu Anak. Jakarta: CV. Rajawali.

Kusuma, KE., Nuryanto (2013). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-3 Tahun Di Kecamatan Semarang Timur. [Tesis]. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Kementrian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses pada tanggal 24 Januari 2019 dari http://www.depkes.go.id/ resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf

Myers, R. 1992. The Twelve Who Survive. Routledge in co-operation with UNESCO for The Consultative Group On early Childhood Care and Development. London.

M Ratu, I Picauly, S Landi. 2020. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi, Riwayat Penyakit Infeksi Dan Personal Hygiene Dengan Pola Konsumsi Ibu Hamil Di Daerah Lokus Stunting Kabupaten Timor Tengah Utara. https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/filejurnal/article/view/76. Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan 9 (2), 1070-1080. Diakses : Rabu, 20 Januari 2021.

Nurliasari Atik. 2004. Hubungan Karakteristik Rumah Tangga, Kebiasaan Makan dengan Status Gizi Anak Balita Pada Rumah Tangga Miskin Di Kecamatan Bogor Barat.[Skripsi]. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Notoatmodjo, S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Suhardjo. 2003. Perencanaan Pangan Dan Gizi. Jakarta : Bumi Aksara

Sulistyati. M. 1992. Studi pengembangan metode pengukuran alokasi waktu ibu dalam penggunaannya untuk penelitian pola asuh pangan dan gizi balita (studi kasus dilokasi transmigrasi rajawitu II SP-3 Kec. Menggala Kab. Lampung Utara) [tesis].Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Soekirman. 2006. Hidup Sehat, Gizi Seimbang Dalam Siklus Kehidupan Manusia,Primamedia Pustaka, Jakarta

Subekti, A.R. (2010). Program Pengasuhan Positif untuk Mengurangi Aspek Pola Pengasuhan Disfungsional. Tesis (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi UGM. Yogyakarta.

Worthington. 2000. Nutrition Troughout The Life Cycle.USA: The MacGraw-Hill International.

Waryana, 2010. Gizi reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihama

Yulia C, Sunarti E, Roosita K. 2008. Pola Asuh Makan dan Kesehatan Anak Balita pada

Keluarga Wanita Pemetik Teh di PTPN VIII Pangalengan. Makalah Seminar

disampaikan pada seminar SP IPB, Bogor.

Published

2021-04-01

How to Cite

Laga Nur, . M. ., Oematan, G., & Rina, Y. H. T. (2021). HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ALOKASI WAKTU IBU RUMAH TANGGA DENGAN POLA ASUH MAKAN ANAK BAWAH DUA TAHUN. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 1-15. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v10i1.130