PENGARUH PENERAPAN KOMPONEN PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) TERHADAP LAMA PERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROF DR.W.Z.JOHANNES KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.51556/ejpazih.v8i1.14Keywords:
Komponen Perawatan metode kanguru,, status kesehatan,, BBLRAbstract
Riskesdas, 2013, menyatakan bahwa prevalensi BBLR tertinggi didapati di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 18,2%, Nusa Tenggara Timur sebesar 15,5% dan Provinsi Papua (15,6%), sedangkan prevalensi terendah di Provinsi Sumatera Utara sebesar 7,5%, namun angka tersebut masih menjadi masalah kesehatan, karena menurut Depkes RI (2009), BBLR dikategorikan sebagai masalah kesehatan masyarakat apabila prevalensinya ≥ 5%. RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang tahun 2016 (Januari-Juni) kasus BBLR sebanyak 100 kasus dari total kelahiran 459 bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan komponen perawatan metode kanguru terhadap peningkatan status kesehatan BBLR. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cros sectional study. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan sampel 100 orang. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan bahwa perawatan metode kanguru position berpengaruh terhadap peningkatan status kesehatan BBLR (PR = 2,79) dengan nilai (Pv=0,000., Pv<0,05). Kanguru nutrition berpengaruh terhadap status kesehatan BBLR (PR = 2,47) dengan nilai (Pv=0,000., Pv<0,05). Kanguru support berpengaruh terhadap status kesehatan BBLR (PR = 2,72) dengan nilai (Pv=0,000., Pv<0,05). Analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa kanguru nutrition paling berpeluang dalam peningkatan status kesehatan BBLR dengan nilai p=0,000. Disarankan kepada ibu-ibu agar dapat berperan aktif dalam penerapan komponen PMK.
References
Ahmad, N et all. 2010 Sistem Pengukuran Detak Jantung Manusia. Graha Ilmu :
Yogyakarta
Bobak, 2005 Buku Ajar Keperawatan Maternitas. ECG: Jakarta
Desmawati. 2011. Intervensi Keperawatan Maternitas Pada Asuhan Keperawatan
maternal. Trans Info Medika : Jakarta
Djelantik, I.G.G. at all. 2003. Perawatan Metode Kanguru. Perinasia : Jakarta
Departemen Kesehatan RI. 2009. Buku Panduan Pelatihan Manajemen Bayi Berat
Badan Lahir Rendah untuk Bidan dan Perawat. Departeman Kesehatan :
Jakarta
Dinas Kesehatan Provinsi NTT. 2015. Laporan F1–F8. Dinas Kesehatan Provinsi
NTT : Kupang
Ikatan Dokter Anak Indonesia, 2010. Perawatan Metode Kanguru. Nuha Medika:
Jakarta
Kementrian Kesehatan RI. 2013. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Neonatal
Esensial. Penerbitan Badan Litbangkes : Jakarta
Lubis, 2003. Status Gizi Ibu Hamil Serta Pengaruh Terhadap Bayi Yang Di
Lahirkan. Hipokrates: Jakarta
Maryunani, 2013. Asuhan Kegawatdaruratan Maternal Dan Neonatal. Trans Info
Media : Jakarta
Mitayani, 2010. Mengenal Bayi Berat Lahir Rendah dan Penatalaksanaannya :
Baduose Media : Bandung.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta : Jakarta.
Pantiawati, I. 2010. Bayi dengan BBLR. Nuha Medika : Yogyakarta
Proverawati, A dan Ismawati, C.I. 2010. Berat Badan Lahir Rendah. Nuha Medika :
Yogyakarta
Priya J.J. 2004. Kangaroo Care for Low Birth Weight Babies. Nursing Journal of
India (95) 9: 209–212.http://proquest.umi.com (diunduh 8 Agustus 2016).
Suradi, R. at all. 2008. Perawatan BBLR dengan Metode Kanguru. Depkes RI :
Jakarta
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. 2012. Jakarta : BPS, BKKBN,
Kemenkes, ICF International.
Silvia, dkk. 2015. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Perubahan
Berat Badan Bayi Lahir Rendah. Journal Iptek Terapan Volume 9 No.1 :
Jakarta
Suradi, R dan Yanuarso, P. B. 2009. Metode Kanguru Sebagai Pengganti Inkubator
Untuk Bayi Berat Lahir Rendah. Sari Pediatri Volume 2 No.1 : Jakarta
The Lancet. 2005. The Millenium Project : A Plan for Meeting The Millenium
Development Goals (365) : 547–553. www.the lancet.com (Diunduh 8 Agustus
.
World Health Organization. 2003. Kangaroo Mother Care A Practical Guide.
Geneva : RHR
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2019 Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan is licensed under a