FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG TAHUN 2012

DOI:

https://doi.org/10.51556/ejpazih.v5i1.85

Keywords:

Anemia Deficiency of Iron, Pregnant women

Abstract

Pregnant women is one the groups vulnerable to malnutrition because of the intake of food containing low iron in pregnant women. This is caused by ignorance about the importance of consuming food containing iron and iron tablets for the sake of pregnancy. Apart from this, family income and frequency of antenatal care (ANC) may have indirectly caused the incidence of iron-nutrition anemia on pregnant women. This research is aimed at finding out factors related to incidence of anemia deficiency of iron in pregnant women in the work areas of Puskesmas Oepoi. The research is of an analytic-survey one with a design of cross-sectional study. All pregnant women in the work areas of Puskesmas Oepoi have been used of which 91 of the population have been sampled by cluster sampling technique. Statistic analysis uses Chi Square test. Statistic test shows the following result: there is a relation between the knowledge of nutrition and the pregnant women (p=0,008, p<0,05), family income (p=0,000, p<0,05), food consumption pattern or diet in this respect (p=0,000, p<0,05), and frequency and quality of ANC (p=0,000, p<0,05) on anemia deficiency of iron in pregnant women.

References

Almatsier, Sunita. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Amiruddin, Ridwan. 2007. Evidence Base Epidemiologi Anemia Defisiensi Zat Besi Pada Ibu Hamil Di Indonesia. http://www.ridwanamiruddin.wordpress.com

Amiruddin, Ridwan. 2007. Studi Kasus Kontrol Anemia Ibu Hamil. http://www.ridwanamiruddin .wordpress.com

Arisman, B. 2003. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC

Budiyanto, M.A. Krisno. 2002. Dasar-Dasar Ilmu Gizi. Malang: Universitas Muhammadiah.

Darlina dan Hardiansyah. 2003. Faktor Determinan Kejadian Anemia Gizi Besi Pada Ibu Hamil. http://www.bppsdmk.depkes.go.id.

Dethan, Maya. 2011. Faktor Determinan Kejadian Anemia Gizi Besi Pada Ibu Hamil Di Desa Noelbaki. Skripsi.

Dinas Kesehatan Kota Kupang. 2011. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Kupang.

Dinas Kesehatan Provinsi NTT. 2008. Data Hasil Survey Cepat tentang Anemia, KEK, Status Gizi Balita dan Orang Dewasa serta Gamgguan Pertumbuhan pada Balita. Kupang: Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Herlina, Nina dan Fauzia Djamilus. 2005. Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. http://www.bppsdmk.depkes.go.id.

Luwzee. 2008. Anemia Gizi. http://luwzee.blog.friendster.com.

Mahyuliansyah. 2009. Kematian Ibu Hamil dan Anemia Gizi Besi. http://keperawatankomunitas.blogspot.com.

Nafie, Atris. 2009. Faktor-Faktor Penentu Kejadian Anemia Gizi Besi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase. Skripsi.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Patimah, St. 2007. Pola Konsumsi Ibu Hamil Dan Hubungannya Dengan Kejadian Anemia Defisiensi Besi. http://www.stpatimah.wordpress.com

Purba, Jonni Syah. 2008. Anemia Gizi. http://jonnisyah.blogspot.com.

Puskesmas Oepoi. 2012. Rekapan Data Kesehatan Ibu dan Anak. Kupang.

Riyanto, Agus. 2011. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Seran, Ferdynandus. 2011. Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Tingkat Pendapatan, Tingkat Kecukupan Energi, Protein dan Zat Besi dengan Status Anemia Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Skripsi

Siregar, Arifin. 2004. Peran Sosial Budaya. http://library.usu.ac.id

Soekirman. 2007. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta: Gramedia.

Suhardjo. 2003. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Widowati, Christina. 2007. Manajemen Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak dan Kualitas Antenatal Care di Puskesmas Kecamatan Semarang Barat. Tesis

Published

2013-04-01

How to Cite

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG TAHUN 2012. (2013). Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 698-706. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v5i1.85