ANALISIS JUMLAH CEMARAN MIKROBA DAN IDENTIFIKASI Salmonella sp. DAN Escherichia coli PADA DAGING AYAM DI BEBERAPA TEMPAT PEMASARAN WILAYAH KOTA KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.51556/ejpazih.v3i1.121Keywords:
Microbe Contamination, Salmonella sp. And Escherichia coli, Chicken Meat, Place Marketing, City KupangAbstract
Meat as a food is a good source of nutrition and prospective. However the meat is very easily damaged if contaminated microbe and will cause poisoning (foodborne diseases) if contaminated pathogen such as Salmonella sp. and Escherichia coli. This research was aimed to analyze the quantity of microbe contamination and identify of Salmonella sp. and Escherichia coli in chicken meat in several marketing areas of Kupang city. While the particular aim is to (1) analyze the quantity of microbe contamination in chicken meat was sold in several marketing areas of Kupang city, (2) identifying the bacteria Salmonella sp. in chicken meat sold in market of Kupang city, (3) identifying bacteria Escherichia coli in chicken meat was sold in market of Kupang city, and (4) to find out the quantity of microbe contamination in chicken meat was sold in three marketing areas. The research design is cross-sectional study using average test to know the differences in the samples, where samples were taken from 3 places of chicken meat market such as Oeba Market, Oebobo Market and Naikoten Market. The data analyse are using a colony counter, anova and the identification.
References
Ardiansyah. 2006. Keamanan Pangan Fungsional Berbasis Pangan Tradisional. Berita IPTEK. Jakarta
Hardinsyah dan Briawan, Dodik. 1990. Penilaian dan Perencanaan Konsumsi Pangan. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor
Jawetz, E, J. L. Melnick, E. A. Adelberg, G. F. Brooks, J. S. Butel, & L. N. Ornston. 1995. Mikrobiologi Kedokteran (Medical Microbiology) Edisi 20. EGC. Jakarta
Nugroho, W.S. 2005. Tingkat cemaran Salmonella sp. pada telur ayam ras di tingkat peternakan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Prosiding Lokakarya Nasional Keamanan Pangan Produk Peternakan, Bogor, 14 September 2005.
Nurwantoro dan Djaridjah A. S. 1997. Mikrobiologi Pangan, Hewan-Nabati. Kanisius. Jogjakarta
Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor. hlm. 160−165.
Poloengan, M., S.M. Noor, I. Komala, dan Andriani. 2005. Patogenosis Campylobacter terhadap hewan dan manusia. Prosiding Lokakarya Nasional Keamanan Pangan Produk Peternakan, Bogor, 14 September 2005. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor. hlm. 82−90.
Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta
Standar Nasional Indonesia (SNI). 2008. Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur dan Susu, serta Hasil Olahannya. SNI 2897:2008
Standar Nasional Indonesia (SNI). 2009. Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. SNI 7388 : 2009
Tjaniadi P. Antimicrobial Resistance of Bacterial Pathogens Associated with Diarrheal Patients in Indonesia. J. Trp. Med. Hyg. Vol 68(6):666-670
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2011 Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/




Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan is licensed under a